Begitukah Mahasiswa Sekarang?

25 06 2008

Kemarin malam, saya iseng-iseng kumpul di kamarn teman sebelah (kebetulan saya ngontrak rumah sama teman-teman), kami lihat acara berita di televisi sekitar jam 23.30. Di situ ada sebuah berita mengenai aksi demo mahasiswa yang menuntut harga BBM. Mereka juga membokir jalan Sudirman. Saya sempat terkejut, kenapa demo bisa sampai ada kerusuhan. Sudah sebegitu parahkah moral dari mahasiswa?

Seharusnya semuanya bisa diselesaikan secara damai, tanpa banyak memakan korban dari kedua belah pihak. Sehingga jika terjadi keributan, Polisi-lah yang biasanya dijadikan sebagai “kambing hitam”. Berpikirlah secara realistis, kerusuhan hanya akan membuat negara semakin “mlarat”.

Alhamdulillah saya tinggal di Jogja, dan sampai sekarang Alhamdulillah tidak ada yang namanya kerusuhan akibat dari demo. Padahal Jogja dikenal dengan kota pelajar yang hampir sebagian penghuninya adalah mahasiswa.

Saya malu sendiri ketika melihat dan mendengar sikap mahasiswa yang sebegitu arogan, padahal kita seharusnya menyadari, bahwa kita adalah kaum yang terpelajar. Kita yang nantinya menjadi bakal dari pemimpin negara dan kita juga yang akan menjadi panutan adik-adik kita. Jika kita sendiri seperti itu, bagaimana nasib negara kita?


Aksi

Information

7 responses

25 06 2008
andiaji

JANGAN SALAHKAN MAHASISWA, KALO WAKIL RAKYAT MAU MEMBERI MASUK MEREKA KE GEDUNG DPR, TIDAK AKAN TERJADI SEPRTI ITU……….JANGAN MELIHAT AKIBATNYA, LIHAT DULU PENYEBABNYA…TOH.POLISI JUGA ADA YG MENJADI PROVOKATOR, SAYA LIHAT SENDIRI KEMARIN DI DEPAN ATMA JAYA

25 06 2008
ced

Tes2 aja salam kenal n nambah i berita.
Polisi membantah itu disengaja
ini salah satu contoh yang ga mau dikambinghitamkan ya mas?

25 06 2008
ced

Sehingga jika terjadi keributan, Polisi-lah yang biasanya dijadikan sebagai “kambing hitam”

kambing hitam atau putih, polisi tetap menang, korupsi aja bebas

25 06 2008
aditya20

@ andiaji:
Iya, memang, namun akankah pantas bila kita menggunakan jalur kekerasan, kerusuhan misalnya? kalau masalah provokator sih, bisa dari berbagai macam kalangan.

@ced:
Jangan langsung menghakimi polisi itu korupsi. Cobalah lihat diri kita, apakah kita masih korupsi? Korupsi bukan hanya uang, tapi juga waktu, dan lain-lain. Makanya, saya belum berani menuding orang dengan perkataan korupsi.

Untuk semuanya, terima kasih buat komentarnya ya.🙂

29 06 2008
ced

@adit,
Disini janganan membahas diri kita, kita korupsi pa ga, solat 5 waktu ga, berangkat berdo’a ga..
kayaknya narsis kang,..
tapi soal korupsi aparat negara, ngga hanya polisi.. bukan suatu yang perlu kita telisik lagi,… mau di kasih linknya..?? search aja di Gugel buanyakkk,..
mulai kejaksaan, DPR, polisi, parpol,.. bukan rahasia lagi,…
banyak pikiran2 yang sinis akut untuk fenomena ini.. koruosi terstruktur lah, membudaya, atau lebih parah korupsi massal,….
Dan bukan saya aja mas, Transparency International Indonesia juga membuktikan dalam penelitiannya bahwa Polisi dan DPR lembaga terkorup

29 06 2008
Dian

Kembali ke soal demo,
saya menilai tulisan anda di atas sebagai curahan emosi sesaat, sebagai akibat atau reaksi ketika melihat berita di TV, tidak ada alasan atau argumen yang mendasar hanya letupan emosi..

Mereka juga membokir jalan Sudirman. Saya sempat terkejut, kenapa demo bisa sampai ada kerusuhan. Sudah sebegitu parahkah moral dari mahasiswa?

seperti kalimat di atas hanya memblokir jalan anda sudah menyebut-nyebut moral, gimana dengan mahasiswa yang diam melihat rakyat yang tragis karena BBM naek , diam, hanya melhat, terlebih lagi mencemooh,
pasti BBM tak mempengaruhi orang2 seperti anda, karena sudah ada pekerjaan yang layak, ato mahasiswa borju lain yang dengan tenang naik mobil, pulang kuliah dugem, bener2 buta terhadap rakyatnya,…
memang di Jogja belum ada kerusuhan dan saya harap tidak akan terjadi, tapi masih ada, mahasiswa yang peduli dan memperhatikan rakyatnya,.. ada demo penolakan bbm di Jogja
Jangan malu Mas Adit, sebagai seorang yang kental dengan kehidupan mahasiswa, (saya tahu karena menrut prhitungan saya jika anda kuliah di S1 maka seumuran sampeyan harusnya saat ini sedang mengerjakan skripsi ato baru saja lulus kalau mengambil D3).
jangan malu, baca, perluas wacana, tingkatkan kepekaan terhadap sekeliling, baru teriakan lantang di blog, koran ato turun ke jalan, jangan lihat berita sedikit, tersulut emosi langsung mencemooh…

Salam kenal,

Dian

9 07 2008
aditya20

@Dian:
Malu kenapa? Saya malu jika saya tidak bisa membuat mi instant. he3x. Iya, saya sedang skripsi, namun sudah 2 semester dilewati. Ya maklum, saya juga “nyambi” kerja. Buat biaya wisuda sendiri. Amin. Salam Kenal juga

@All:
Terima kasih ya sudah mau berkomentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: